Pages

Subscribe:

Clock

Selasa, 04 Juni 2013

Ga Cocok Krim-krim Dokter Inong

Aku sendiri juga heran, banyak teman-temanku dan orang-orang yang cocok sama krim-krim dokter Inong.

Mungkin hanya terjadi beberapa kasus saja yang seperti aku alami.

Aku ga cocok sama krim-krim dari Dokter Inong.

Ada banyak kemungkinan:

1. Mungkin kulitku hyper sensitive sama krim-krim racikan dokter Inong
2. Mungkin kulitku belum bisa beradaptasi dengan krim-krim racikan dokter Inong
3. Mungkin memang aku alergi sama krim-krim racikan dokter Inong tersebut

Sudah 2 bulan yang lalu aku memakai krim-krim perawatan dokter Inong di Rumah Sakit Restu Kasih, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Awalnya kulitku tidak ada masalah serius (tidak berjerawat), aku datang ke dokter Inong tujuannya untuk dapat krim-krim yang bisa membuat wajah ga kusam aja

Lalu dikasih sabun bayi merk Ceraklin, pil merah Isotretinoin (kalau ga salah namanya itu), krim pagi yang mengandung sulfur, dan krim malam.

Awalnya aku merasa biasa saja, malah kulitku terasa kenyal dan kencang,

namun setelah beberapa minggu kulit wajahku jadi beruntusan.
Aku datang ke dokternya lagi dan diturunkan dosis krimnya terutama dosis sulfur dalam kandungan krimnya.

Kalau ada masalah ga cocok sama krimnya, uang konsul dokternya digratisin (Nb: Uang konsultasinya 75ribu rupiah), jadi cuma bayar uang administrasi rumah sakit itu sebesar 25ribu rupiah.

Sudah dua kali aku datang karena parahnya kondisi mukaku dan dosisnya juga sudah diturunin kok.

Dokternya juga heran

Lah? dokternya aja heran gimana aku?

Akhirnya aku menyimpulkan bahwa

Sehebat apapun dokter spesialis kulit, yang mengerti kondisi kulit kita adalah kita sendiri... 

Karena kulit kita juga ingin dimengerti, diberi perhatian, dan dilindungi... 

Kayak ibaratnya wanita dah... hahaha

Oia sekarang mukaku masih bruntusan,
Bruntusan karena ga cocok krim-krim dokter Inong...

Dan sekarang aku STOP memakai semua krim-krim itu beserta pil merah Isotretinoin-nya

Nah, untuk menghilangkan bruntusan ini, udah dua hari ini aku pakai salep yang beli di apotek

namanya salep Vitacid 0,025%
dan aku beli Parasol face sunblock SPF 33

Aku belinya sekaligus dua-duanya

kenapa aku beli sublock juga?

karena selama pemakaian vitacid di malam hari, harus pakai sunblock di siang harinya



Totalnya aku beli seharga Rp76.400,-

Ini review produk-produk yang aku sebutkan di atas:

[Review] Vitacid 0,025% dan Parasol 33 versus jerawat bruntusan

With Love,
Wulandari Permatasari <3



♥ (•ˆ-ˆ•)♥
_______________________________________________________________________

Mau jualan pulsa?
bayar tagihan listrik sendiri?
bayar tagihan telepon sendiri,
semuanya bisa...

Yuk, Join VSI (Veritra Sentosa International)
Caranya:
daftar di link berikut ini:


bisnis ini di pimpin oleh ustad Yusuf Mansur dan maksud tujuan vsi adalah VSI adalah bisnis yg bergerak di bidang pembayaran....

Kalau gabung VSI,kita bisa isi pulsa,bayar listrik,PDAM,dll. Kita dapat komisi & keuntungan dari VSI walaupun kita pakai sendiri.
Jadi pengeluaran kita bisa lebih hemat.
Kalau sembari dijual,pasti bertambah pula keuntunganya.
Ini pendirinya ust. Yusuf Mansur. Jadi asli milik Indonesia.
Deposit minimal 50ribu, dan deposit itu berguna untuk kalau mau isi pulsa, pulsa token listrik, membayar tagihan listrik, telpon, pam, tv berbayar, tagihan internet bulanan, dll


Selanjutnya, kalau mau tanya-tanya bisa via message FB saya :
https://www.facebook.com/wulandari.permatasari

1 komentar:

  1. Air AURA, Air Oxy-Hydrogen (H+OH) efektif mencerahkan wajah, dengan kecepatan daya cerah melebihi keceoatan cream dokter, tidak mengandung bahan kimia, aman dikulit,untuk info & demo video+testimony bisa dilihat di : http://pancaranaurakecantikan.blogspot.com

    BalasHapus